Teknologi dan sistem pemasokkan benih petani - VegIMPACT
vegIMPACT

Teknologi dan sistem pemasokkan benih petani

Sejak 2011, Wageningen University and Research dan Balitsa telah melakukan peneilitian kentang di Indonesia melalui berbagai project yang berbeda. Penelitian ini meliputi antara lain pengujian kentang varietas yang berasal dari Belanda, pengujian efek dari kualitas benih terhadap karakter hasil, peningkatan pengendalian hawar pada kentang (late blight), pengembangan rekomendasi pemupukan dan meningkatkan teknik penyemprotan. Akan tetapi, kendala utama sektor kentang di Indonesia adalah ketersediaan varietas kentang baru and benih dengan kualitas tinggi/baik, tidak dapat diatasi karena peraturan import dan undang-undang. Di dalam workshop national yang diadakan oleh vegIMPACT pada tahun 2016, permasalahan ini diatasi dan aksi diidentifikasi untuk mengatasi kendala-kendala tersebut. Baru-baru ini, mitra sektor swasta telah menggabungkan usaha-usaha untuk mengenalkan varietas kentang yang baru dan untuk menghasilkan benih kentang yang memiliki kualitas yang tinggi untuk petani Indonesia.

Untuk menyampai tujuan ini, seluruh rantai nilai baru butuh untuk dikembangkan dari perbanyakan plantlets di dalam tabung ke pasokan benih kentang kepada para petani. Aspek penting untuk mengembangkan siklus yang seperti ini meliputi identifikasi lahan yang sesuai dan bersih untuk memperbanyak benih kentang dengan kualitas yang tinggi, para petani yang memiliki keahlian untuk memperbanyak benih kentang dengan kualitas yang tinggi untuk beberapa musim tanam, mengamankan kualitas benih/memastikan kualitas benih, pengetahuan tetang syarat penyimpanan benih kentang, teknologi yang memungkinkan untuk penyipanan benih kentang yang layak, pemanenan, seleksi dan penyortiran, dll.

 

Kegiatan-kegiatan di track “teknologi dan sistem pemasokan benih kentang” akan fokus pada dukungan rantai nilai benih yang saat ini sedang dikembangkan oleh sektor swasta di Indonesia. Benih kentang adalah dasar dari rantai produksi kentang dan merupakan faktor yang paling penting untuk keberhasilan para petani. Meningkatkan sistem pemasokkan benih local dan pengelolaan tanaman, dan menerapkkan rantai pengelolaan terhadap sektor kentang dan menggandakan produktivitas.

Kembali